BENGKULU — Rangkaian menyambut HUT ke-81 RI di Kota Bengkulu tahun ini tidak hanya diisi upacara dan perlombaan. Pemkot Bengkulu menyiapkan bazar pangan murah yang melibatkan ritel modern, perbankan, BULOG, hingga pelaku UMKM untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil.
Gerakan Pangan Murah ini dikoordinatori Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bengkulu. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperasi dan UKM turut dilibatkan dalam penyelenggaraan.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kota Bengkulu, Dewi Dharma, mengatakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi kunci dalam pengendalian harga. Ia menyebut GPM bukan sekadar bazar, melainkan instrumen intervensi pasar.
“Kegiatan ini bertujuan utama untuk menekan angka inflasi daerah, menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasaran, serta membantu meringankan beban ekonomi warga Kota Bengkulu,” ujar Dewi, Senin (10/8/2026).
Beras SPHP hingga Telur Ayam Disiapkan untuk Warga
Komoditas yang dijual dalam bazar ini mencakup kebutuhan pokok harian masyarakat. Pemkot Bengkulu menyiapkan beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, tepung terigu, daging ayam, bawang merah, bawang putih, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Seluruh komoditas tersebut akan dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran. Langkah ini diharapkan mampu meringankan belanja rumah tangga di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang momentum peringatan kemerdekaan.
Ritel Modern dan Bank Ikut Menjaga Pasokan
Keterlibatan sektor usaha menjadi kunci kelancaran kegiatan ini. Pemkot Bengkulu menggandeng BULOG, Indomaret, Alfamart, Hypermart, Bank Bengkulu, dan Bank Fadhilah untuk memastikan ketersediaan stok selama bazar berlangsung.
Pelaku UMKM dari wilayah kecamatan setempat juga mendapat tempat dalam kegiatan ini. Dewi menambahkan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan ritel modern diharapkan mampu mencegah kenaikan harga bahan pangan secara signifikan di pasaran.
UMKM Lokal Dapat Ruang Perluas Pemasaran
Selain menjadi upaya pengendalian inflasi, GPM ini juga membuka kesempatan bagi UMKM lokal untuk memperluas pemasaran produknya. Organisasi perempuan seperti Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita (DW), dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) turut dilibatkan dalam penyelenggaraan.
Pemkot Bengkulu berharap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kemampuan belanja rumah tangga. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan dan perekonomian di Kota Bengkulu.