BENGKULU — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Ilham Putra, memastikan larangan pungutan tersebut berlaku untuk seluruh rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan. Instruksi ini menyasar perayaan di tingkat kelas, antar-kelas, hingga acara yang melibatkan seluruh warga sekolah.
“Kita ingin suasana kemerdekaan tetap semarak di sekolah. Tapi jangan sampai ada pihak yang merasa terbebani karena diminta sumbangan,” kata Ilham di Bengkulu, Rabu.
Larangan Mencakup Biaya Lomba dan Kegiatan 17 Agustus
Kebijakan ini dikeluarkan menyusul kekhawatiran adanya praktik pungutan liar yang kerap muncul menjelang perayaan hari besar nasional. Dikbud Kota Bengkulu menegaskan, semangat 17 Agustus harusnya menjadi sarana menumbuhkan nasionalisme dan kebersamaan, bukan ajang mengumpulkan dana dari orang tua.
Pihak sekolah diminta mengoptimalkan anggaran yang sudah tersedia serta memanfaatkan sumber daya internal untuk menggelar perlombaan. Dengan begitu, para siswa tetap bisa merayakan kemerdekaan tanpa terkendala biaya.
Dikbud Bentuk Tim Pengawas ke Sekolah
Untuk memastikan instruksi ini dipatuhi, Dikbud Kota Bengkulu akan menerjunkan tim pemantau ke sejumlah sekolah selama rangkaian peringatan HUT RI. Pengawasan ini difokuskan untuk mencegah munculnya pungutan yang dibungkus sebagai biaya kegiatan kemerdekaan.
“Jika masyarakat menemukan adanya praktik pungutan yang bertentangan dengan instruksi tersebut, silakan melapor. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dan sekolah yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Ilham.
Saluran Aduan bagi Orang Tua Siswa
Dikbud Kota Bengkulu membuka ruang pengaduan seluas-luasnya bagi wali murid yang menemukan indikasi penarikan biaya di sekolah. Laporan yang masuk akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum tindak lanjut diberikan kepada sekolah yang bersangkutan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah kota dalam melindungi orang tua dari beban finansial tambahan di tengah perayaan kemerdekaan. Sekolah diharapkan lebih kreatif merancang kegiatan yang tidak bergantung pada iuran siswa.