AZUMINO — Material longsor menutup total ruas jalan menuju resor pegunungan dan pemandian air panas Nakabusa, yang juga dikenal sebagai titik awal jalur pendakian. Polisi setempat mengonfirmasi bahwa akses darat ke lokasi terputus total, membuat ratusan orang tidak bisa keluar dari area tersebut.
Mereka yang terjebak terdiri dari tamu hotel di kawasan resor serta para pendaki yang sedang menginap di sebuah pondok di wilayah pegunungan sekitar. Proses evakuasi masih menunggu kondisi medan yang dinilai berbahaya.
390 Orang Terjebak, Belum Ada Laporan Korban Luka
Pihak kepolisian Prefektur Nagano menyebutkan angka pastinya mencapai 390 jiwa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai warga yang mengalami luka-luka akibat bencana tanah longsor tersebut.
Tim penyelamat masih berupaya menjangkau lokasi untuk memastikan kondisi seluruh korban terisolasi. Akses utama yang tertimbun material membuat proses evakuasi menggunakan jalur darat belum bisa dilakukan.
Jembatan Penghubung Diduga Rusak, Laporan Belum Dikonfirmasi
Pemerintah prefektur setempat menerima laporan yang belum dapat dikonfirmasi terkait kerusakan salah satu jembatan akibat longsor. Jembatan tersebut berada di ruas jalan yang menghubungkan kawasan resor pemandian air panas dengan area pusat Kota Azumino.
Jika kerusakan jembatan terkonfirmasi, upaya pembukaan akses darurat akan semakin kompleks. Petugas masih melakukan asesmen lapangan untuk memetakan titik-titik kerusakan infrastruktur akibat bencana ini.
Resor Nakabusa: Gerbang Pendakian yang Kini Terputus
Kawasan onsen Nakabusa selama ini dikenal sebagai titik awal jalur pendakian populer di Pegunungan Alps Jepang. Letaknya yang berada di ketinggian membuat kawasan ini hanya bisa diakses melalui satu jalur jalan berkelok yang kini tertimbun longsor.
Belum ada keterangan resmi mengenai perkiraan waktu pembukaan kembali akses jalan. Warga dan wisatawan yang terdampak masih menunggu kepastian dari otoritas setempat terkait rencana evakuasi lanjutan.