Pencarian

Laos Tetapkan Masa Berkabung Nasional 5 Hari untuk Xaysomphone Phomvihane, Ketua Parlemen yang Meninggal di Usia 70 Tahun

Minggu, 09 Agustus 2026 • 13:40:01 WIB
Laos Tetapkan Masa Berkabung Nasional 5 Hari untuk Xaysomphone Phomvihane, Ketua Parlemen yang Meninggal di Usia 70 Tahun
Pemerintah Laos menetapkan masa berkabung nasional selama lima hari untuk menghormati Ketua Parlemen Xaysomphone Phomvihane yang meninggal dunia pada usia 70 tahun.

BENGKULU — Kepergian Xaysomphone Phomvihane meninggalkan duka mendalam bagi institusi politik Laos. Pernyataan bersama yang dirilis partai, parlemen, pemerintah, dan pihak keluarga menyebutkan masa berkabung nasional akan berlangsung mulai Ahad (9/8).

Kabar duka ini pertama kali disampaikan melalui kantor berita negara, Lao News Agency, yang menyebut almarhum sebagai pemimpin luar biasa dan salah satu tokoh kunci Komite Sentral Partai.

Karier Panjang Seorang Negarawan Kader Senior

Xaysomphone Phomvihane bukan nama asing di panggung politik Laos. Sebelum memimpin Majelis Nasional, ia tercatat menempuh pelatihan militer dan politik di Vietnam serta Uni Soviet—dua negara yang memiliki ikatan historis kuat dengan rezim komunis di Vientiane.

Sepanjang kariernya, almarhum dipandang sebagai sosok yang berpengetahuan luas. Lao News Agency menyoroti pengalaman kepemimpinannya yang mendalam, tidak hanya di pemerintahan pusat tetapi juga di berbagai pemerintahan daerah dan sektor-sektor strategis lainnya.

Penyakit Autoimun yang Merenggut Nyawa

Penyebab kematian yang diumumkan resmi adalah vaskulitis, sebuah kondisi langka di mana sistem kekebalan tubuh justru menyerang pembuluh darah sendiri. Penyakit ini menyebabkan peradangan yang dapat mengganggu aliran darah ke organ-organ vital.

Kabar wafatnya ketua parlemen ini menjadi perhatian serius di kawasan Asia Tenggara, mengingat posisi strategis Xaysomphone Phomvihane dalam struktur kekuasaan Laos yang menganut sistem satu partai.

Rangkaian Upacara Pemakaman Kenegaraan

Upacara pemakaman resmi dijadwalkan berlangsung di Vientiane pada 13 Agustus. Selama masa berkabung nasional, seluruh institusi pemerintahan dan masyarakat Laos diimbau untuk menghormati prosesi duka ini.

Kepergian Xaysomphone Phomvihane terjadi di tengah transisi kepemimpinan di Laos yang terus diperhatikan negara-negara tetangga, termasuk Indonesia yang memiliki hubungan bilateral erat melalui kerangka kerja sama ASEAN.

Follow www.lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks