Pencarian

Wabup Seluma Gustianto Lepas 36 Paskibraka untuk Karantina 10 Hari, Ingatkan Bahaya Pernikahan Dini

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 13:52:31 WIB
Wabup Seluma Gustianto Lepas 36 Paskibraka untuk Karantina 10 Hari, Ingatkan Bahaya Pernikahan Dini
Wabup Seluma Gustianto melepas 36 anggota Paskibraka untuk menjalani karantina selama 10 hari di Kabupaten Seluma.

SELUMA — Ratusan orang tua tampak haru dan bangga saat mengantarkan putra-putri mereka menuju lokasi karantina. Para peserta yang merupakan siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Seluma ini akan menjalani pendidikan dan pelatihan selama 10 hari ke depan.

Mereka akan dididik oleh tim Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) yang beranggotakan unsur TNI-Polri serta pengurus Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Seluma. Setelah prosesi pelepasan selesai, seluruh anggota langsung diberangkatkan menggunakan dua unit bus menuju tempat karantina.

Pesan Wabup: Jaga Nama Baik dan Fokus Pendidikan

Dalam amanatnya, Gustianto menekankan agar para peserta mengikuti seluruh prosedur diklat dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan bahwa mereka adalah perwakilan terbaik dari sekolahnya masing-masing.

"Kepada anak-anakku sekalian, tetap semangat. Kalian adalah siswa-siswi terbaik yang terpilih menjadi Paskibraka. Oleh karena itu, jaga selalu nama baik keluarga dan sekolah," tutur Gustianto dalam sambutannya.

Peringatan Khusus: Pernikahan Dini Picu Stunting

Di luar agenda seremonial, orang nomor dua di lingkungan Pemkab Seluma itu menyelipkan pesan serius terkait isu sosial. Ia meminta para anggota Paskibraka untuk ikut menjadi duta pencegahan pernikahan dini di lingkungan mereka.

Menurut Gustianto, angka pernikahan usia anak di Kabupaten Seluma masih tergolong tinggi dan menjadi salah satu penyumbang utama kasus stunting serta gizi buruk pada bayi. Hal ini dinilai menghambat kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Pada kesempatan ini, saya ingatkan anak-anak Paskibraka sekalian untuk mengejar cita-cita setinggi langit. Jangan pernah terbersit untuk menikah selama masih menempuh pendidikan. Kasus pernikahan dini di Kabupaten Seluma ini termasuk yang tertinggi di Provinsi Bengkulu, dan menjadi pemicu tingginya angka stunting," tambahnya.

Para orang tua yang hadir tampak larut dalam suasana haru saat melepas kepergian anak-anak mereka. Setelah mengikuti prosesi resmi, rombongan Paskibraka langsung menaiki bus yang telah disiapkan untuk menuju lokasi karantina.

Selama masa karantina, para peserta akan menjalani latihan fisik, baris-berbaris, serta pembinaan mental dan wawasan kebangsaan. Mereka dipersiapkan untuk bertugas mengibarkan duplikat bendera pusaka pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, 17 Agustus 2025 mendatang.

Follow www.lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rbtv.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks