Pencarian

Harga Cabe Merah di Rejang Lebong Turun Jadi Rp 35 Ribu, Cabe Hijau Justru Naik ke Rp 28 Ribu

Jumat, 24 Juli 2026 • 20:38:32 WIB
Harga Cabe Merah di Rejang Lebong Turun Jadi Rp 35 Ribu, Cabe Hijau Justru Naik ke Rp 28 Ribu
Harga cabai merah keriting di Pasar Rejang Lebong tercatat Rp35 ribu per kilogram, turun dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp40 ribu hingga Rp45 ribu.

REJANG LEBONG — Fluktuasi harga cabe di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, kembali terjadi dalam sepekan terakhir. Jika cabe merah mengalami penurunan signifikan, cabe hijau besar justru mencatat kenaikan harga yang cukup mencolok di tingkat pedagang pasar.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, harga cabe merah keriting kini dipatok Rp 35 ribu per kilogram. Angka ini turun drastis dibandingkan pekan sebelumnya yang masih bertahan di kisaran Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram.

Stok Melimpah dari Petani Lokal dan Pasokan Luar Daerah

Ana, seorang pedagang cabe di Pasar Rejang Lebong, mengakui penurunan harga ini sudah berlangsung sejak dua hari lalu. Menurutnya, penyebab utama adalah melimpahnya stok cabe merah di pasaran.

“Sudah dua hari harga cabe mengalami penurunan. Khususnya harga cabe merah,” ujar Ana kepada wartawan, Senin.

Ia menjelaskan, pasokan cabe merah tidak hanya datang dari petani lokal Rejang Lebong, tetapi juga dari daerah pemasok di luar kabupaten. Kondisi ini membuat persaingan harga semakin ketat dan menguntungkan konsumen.

Cabe Hijau Naik, Cabe Rawit dan Cabe Setan Masih Stabil

Situasi berbeda terjadi pada komoditas cabe hijau besar. Pedagang melaporkan kenaikan harga dari Rp 20 ribu menjadi Rp 28 ribu per kilogram dalam waktu yang bersamaan dengan turunnya cabe merah.

Sementara itu, harga cabe rawit masih bertahan di level Rp 45 ribu per kilogram. Adapun cabe setan, yang dikenal memiliki tingkat kepedasan ekstrem, dijual dengan harga Rp 60 ribu per kilogram di pasar tradisional Rejang Lebong.

Fluktuasi harga cabe di Rejang Lebong ini menjadi perhatian bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kuliner. Perbedaan tren harga antara cabe merah dan cabe hijau menunjukkan bahwa dinamika pasokan setiap jenis cabe tidak selalu sama, tergantung musim panen dan distribusi dari petani.

Follow www.lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rbtv.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks