REJANG LEBONG — Sebelum menegakkan hukum di masyarakat, Polres Rejang Lebong memastikan internalnya bersih terlebih dahulu. Pada Selasa (11/8/2026) pagi, jajaran Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) menggelar operasi mendadak di halaman mapolres, menyasar langsung ponsel dan sikap tampang seluruh personel yang sedang bertugas.
Operasi bertajuk Penegakan, Ketertiban, dan Disiplin (Gaktiblin) ini dipimpin langsung Kasi Propam Polres Rejang Lebong, IPTU Pipin Nurkolis, S.H. Didampingi Wakapolres Kompol Risdianta, S.H., M.H., tim menyisir satu per satu anggota untuk memeriksa isi gawai mereka.
Razia ini tidak sekadar menilai kerapian seragam atau potongan rambut. Fokus utamanya adalah mendeteksi aplikasi judi online dan pinjol ilegal yang kerap bersembunyi di perangkat pribadi anggota.
Pemeriksaan dilakukan langsung di tempat. Setiap personel diminta membuka ponselnya di hadapan tim Propam, dengan pengawasan ketat dari Wakapolres. Langkah ini dinilai penting karena gangguan keuangan pribadi sering menjadi celah awal pelanggaran tugas di lapangan.
IPTU Pipin Nurkolis menegaskan bahwa kegiatan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan rekan sendiri. Justru sebaliknya, ini adalah bentuk perlindungan institusi terhadap anggotanya dari bahaya laten pinjol dan judol.
“Kami tidak sedang mencari-cari kesalahan, tapi ini adalah intervensi sejak dini. Kami mengingatkan keras agar personel menjauhi judi online maupun pinjaman online. Candu digital ini bisa menghancurkan ekonomi keluarga, dan jika ekonomi anggota hancur, pelaksanaan tugas melayani masyarakat pasti akan terbengkalai,” ungkap IPTU Pipin.
Menurutnya, seorang anggota Polri yang terlilit utang pinjol ilegal atau kecanduan judi online berpotensi besar melakukan pelanggaran. Mulai dari menerima suap hingga terlibat praktik pungli untuk menutup kebutuhan pribadinya.
Selain memeriksa gawai, tim Propam juga melakukan inspeksi visual terhadap kerapian seragam dan sikap tampang. Hal ini dianggap sebagai indikator awal kesiapan mental seorang pelayan publik.
“Sikap tampang adalah cerminan awal disiplin. Bagaimana kita bisa dipercaya mengatur masyarakat kalau mengurus kerapian diri sendiri saja tidak mampu? Kita harus menjadi contoh, baik di lapangan maupun di keseharian,” imbuh IPTU Pipin.
Kegiatan rutin ini merupakan perpanjangan tangan dari instruksi Kapolres Rejang Lebong, AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H. Di era digital saat ini, kejahatan tidak lagi selalu terjadi di jalanan, tetapi bisa meresap lewat layar ponsel.
Polres Rejang Lebong menilai pengawasan internal semacam ini harus terus digencarkan. Sebab, benteng pertahanan moral anggota tidak boleh jebol oleh iming-iming kemudahan finansial instan dari aplikasi yang justru merugikan.
Melalui pembinaan internal yang ketat ini, institusi berupaya menjaga aset paling berharga, yakni kepercayaan publik terhadap Polri. Polres Rejang Lebong berkomitmen memastikan setiap personel bersih sebelum turun mengayomi masyarakat.