BENGKULU — Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kelurahan Nusa Indah, Kota Bengkulu, pada Senin lalu. Api dengan cepat melalap bangunan dan sempat memicu kepanikan karena seorang anak kecil diketahui masih berada di dalam rumah saat kejadian berlangsung.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan bahwa kedua orang tua pemilik rumah sedang tidak berada di tempat saat api mulai membesar. Mereka tengah bekerja, sementara anak mereka yang berusia tiga tahun tertinggal sendirian di dalam rumah.
Keselamatan balita tersebut menjadi prioritas utama. Warga sekitar yang mengetahui situasi darurat itu langsung bergerak cepat dengan mendobrak pintu rumah untuk menyelamatkan sang anak.
"Kami mendapatkan informasi ada kebakaran, saya juga mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa rumah ini ditinggali orang tua, sementara anaknya berada di dalam. Dibantu oleh warga pintu rumah didobrak untuk menyelamatkan anaknya dan anaknya saat ini dalam keadaan sehat," ujar Yuliansyah di Kota Bengkulu, Senin.
Beruntung, aksi cepat warga tersebut membuahkan hasil. Balita tiga tahun itu berhasil dikeluarkan dari rumah dalam kondisi selamat tanpa luka berarti.
Setelah anak berhasil dievakuasi, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api. Sejumlah mobil damkar dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah sekaligus melokalisir agar api tidak merambat ke rumah-rumah tetangga di sekitarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari kompor yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah. Api diduga dengan cepat membesar dan menyambar bagian-bagian bangunan yang mudah terbakar, sehingga dalam waktu singkat rumah tersebut hangus.
Menanggapi kejadian ini, Yuliansyah mengimbau seluruh masyarakat di Kota Bengkulu untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran. Perhatian khusus diminta tertuju pada kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.
"Masyarakat, RT maupun RW, apabila terjadi sesuatu silakan menghubungi Dinas Damkarmat atau melalui Call Center 112. Layanan ini gratis dan kami siaga 24 jam," kata Yuliansyah.
Ia menegaskan bahwa kabel listrik yang sudah tidak layak atau aus berpotensi memicu korsleting listrik yang kerap menjadi penyebab kebakaran. Pihaknya juga mengingatkan agar warga selalu memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah.
Dinas Damkarmat Kota Bengkulu memastikan layanan darurat kebakaran beroperasi penuh selama 24 jam. Masyarakat yang membutuhkan pertolongan dapat menghubungi nomor telepon 07365523003, WhatsApp di 08117308050, atau panggilan darurat 112.