REJANG LEBONG — Dua jembatan baru di perdesaan Provinsi Bengkulu dinyatakan selesai dibangun dan sudah bisa dilintasi masyarakat. Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, mengonfirmasi bahwa proyek tersebut telah rampung 100 persen dan mulai dimanfaatkan untuk lalu lintas orang maupun barang.
"Alhamdulillah untuk pembangunan Jembatan Armco di Desa Pahlawan serta Jembatan Perintis Garuda di Desa Tik Sirong saat ini sudah rampung. Kedua jembatan tersebut sudah bisa digunakan masyarakat secara aman dan nyaman," kata Agung, Sabtu.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Jembatan Armco di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong. Jembatan dengan panjang 14 meter dan lebar 5 meter ini menjadi jalur vital bagi sekitar 180 KK atau 540 jiwa yang mayoritas bekerja sebagai petani.
Sebelumnya, warga kerap kesulitan melintas saat peningkatan debit air sungai terjadi. Kini, aktivitas menuju kebun hingga pengangkutan hasil panen berjalan lebih efisien tanpa hambatan musiman.
Di sisi lain, Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Tik Sirong, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, dibangun dengan dimensi 5 meter x 5 meter. Infrastruktur ini menjawab kebutuhan mendesak 341 KK atau sekitar 1.191 jiwa setelah jembatan lama rusak tergerus arus sungai.
Dampak kerusakan sebelumnya cukup luas. Distribusi hasil tani terganggu, anak-anak kesulitan menuju sekolah, dan pelayanan kesehatan ikut terhambat ketika curah hujan tinggi. "Kini seluruh aktivitas tersebut dapat kembali berjalan normal," ujar Letkol Inf Agung Lewis Oktorada.
Pembangunan kedua fasilitas umum ini merupakan bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dijalankan melalui Kodim 0409/Rejang Lebong. Fokus utamanya adalah mempercepat pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa.
Proses pengerjaan proyek ini juga disebut tidak terlepas dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Semangat gotong royong selama pembangunan menjadi kunci percepatan penyelesaian dua jembatan tersebut.
Dandim berharap keberadaan infrastruktur baru ini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, memperlancar distribusi pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong.