REJANG LEBONG — Toyota Hilux berpelat dinas BD 9072 DY milik Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara ringsek setelah menghantam truk Colt Diesel di tikungan menurun Jalan Lintas Curup–Lubuk Linggau, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Bagian depan kendaraan dinas tersebut penyok parah. Truk bernomor polisi BD 8144 KA hanya mengalami kerusakan ringan di sisi kanan tangkinya.
Kecelakaan bermula saat Hilux melaju dari arah Curup menuju Lubuk Linggau. Di tikungan, mobil diduga hilang kendali, menyilang ke jalur berlawanan, lalu menghantam truk Colt Diesel yang datang dari arah berlawanan.
Data kepolisian mencatat, mobil dinas tersebut dikemudikan oleh Usri Wulita (43), seorang wiraswasta asal Pematang Gubernur, Kota Bengkulu. Di dalam kabin turut duduk dua penumpang: Daus Denhari (73), pensiunan PNS, dan Kasnia (68), ibu rumah tangga.
Ketiganya terdaftar sebagai warga Pematang Gubernur, Kota Bengkulu. Adapun truk Colt Diesel dikemudikan oleh Doni Oktarianes (43), warga Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, menyampaikan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara mengarah pada kelalaian pengemudi Hilux. Proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan kronologi pasti insiden tersebut.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kesimpulan sementara kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi Hilux. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan,” kata Hasan Basri.
Informasi berbeda muncul dari seorang saksi di lokasi kejadian. Saksi mengaku melihat empat orang berada di dalam mobil Hilux—satu pengemudi dan tiga penumpang—bukan tiga orang seperti yang tercatat dalam data kepolisian.
Saksi juga menyebut salah satu penumpang diduga kuat merupakan Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara, Sasman, SP. Menurut keterangannya, orang yang diduga pejabat tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian setelah kecelakaan terjadi. Hingga berita ini diturunkan, informasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Penggunaan mobil dinas Satpol PP yang dikemudikan seorang wiraswasta menjadi sorotan utama dalam insiden ini. Publik mempertanyakan dasar hukum dan tujuan perjalanan kendaraan berpelat dinas tersebut hingga melintasi ruas Curup–Lubuk Linggau, mengingat pengemudi maupun penumpangnya bukan bagian dari pegawai Satpol PP Bengkulu Utara.
Upaya konfirmasi awak media kepada Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara, Sasman, SP, melalui pesan WhatsApp belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan. Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan apakah penggunaan kendaraan dinas tersebut telah melalui prosedur izin yang berlaku di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.