Audi Q9 2027 Batal Pakai Gagang Pintu Elektronik, CEO Audi Turun Tangan 45 Minggu Sebelum Meluncur

Penulis: Saiful  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18:01 WIB
CEO Audi memutuskan membatalkan gagang pintu elektronik pada Q9 2027 setelah uji kendara terakhir.

BENGKULU — Rencana Audi untuk mengikuti tren gagang pintu elektronik pada SUV andalannya berakhir di meja direksi. Dalam acara media preview di Munich, Jerman, Mei lalu, CEO Audi Gernot Döllner mengaku dirinya yang meminta perubahan besar tersebut. Awalnya, Q9 direncanakan memakai mekanisme sentuh piezo-elektrik, di mana pintu terbuka hanya dengan sentuhan ringan.

Uji Jalan Terakhir Mengubah Keputusan

Döllner bercerita bahwa keputusan itu muncul setelah ia menjajal langsung Q9 dalam tahap validasi akhir. "Kami punya konsep gagang pintu inovatif di mobil itu. Lalu kami melakukan uji kendara terakhir dan berkata, ini inovatif, tapi dari perspektif pelanggan, ini lebih buruk daripada gagang pintu konvensional," ujarnya kepada The Drive.

Perubahan ini bukan perkara sepele. Normalnya, mengganti komponen sekecil gagang pintu membutuhkan waktu hingga dua tahun karena menyangkut perkakas pabrik yang sudah terpasang. Namun tim insinyur bodi Audi disebut berhasil menyelesaikannya dalam waktu singkat. "Kami sedikit beruntung karena secara teknis ternyata bisa," kata Döllner.

Gagang Konvensional Dinilai Lebih Masuk Akal

Menariknya, keputusan ini diambil bersamaan dengan larangan gagang pintu non-konvensional di pasar China. Namun Döllner menegaskan hal itu bukan faktor pendorong. Ia justru blak-blakan soal filosofi desainnya: "Kami sangat senang punya gagang pintu konvensional. Ini bukan inovasi, ini sekadar bagus."

Desain gagang pintu elektronik yang batal dipakai itu rencananya tetap digunakan, tapi pada model Eropa di segmen berbeda. "Itu tidak cocok untuk SUV ukuran penuh dengan kebutuhan penggunaan harian," tambahnya.

Bukan Hanya Gagang Pintu, Konsol Tengah Ikut Dirombak

Perubahan pada Q9 dan saudaranya, Q7 2027, tidak berhenti di gagang pintu. Döllner menyebut dua model ini adalah produk pertama yang benar-benar ia sentuh sejak bergabung dengan Audi dua setengah tahun lalu. Masukan pelanggan menjadi dasar perombakan besar-besaran.

Beberapa ubahan yang dilakukan antara lain:

  • Konsol tengah didesain ulang dengan tempat minum yang muat untuk botol ukuran Stanley Cup
  • Panel pintu pintar dari A5, A6, dan Q5 diganti dengan sakelar khusus yang lebih simpel
  • Sistem pendingin kabin dioptimalkan kembali
  • Konsep atap dan kursi disusun ulang dengan fokus pada kebutuhan pengguna

Perombakan ini dilakukan setelah Audi mendapat keluhan pelanggan soal tempat minum yang terlalu kecil di model sebelumnya. Döllner menyebut semua perubahan dilakukan dengan satu tujuan: "fokus yang jelas pada pelanggan."

Q9 sendiri akan menjadi SUV tiga baris pertama Audi untuk pasar global dan dijadwalkan meluncur sebagai model 2027. Dengan keputusan ini, Audi menunjukkan bahwa fitur canggih tidak selalu berarti lebih baik jika mengorbankan kepraktisan.

Reporter: Saiful
Sumber: thedrive.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top