Kim Sang-sik Buka Suara soal Mentalitas Vietnam Jelang Laga Panas Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Penulis: Sutomo  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:27:31 WIB
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik menyampaikan pernyataan resmi dalam konferensi pers jelang laga melawan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari.

BENGKULU — Tekanan itu datang dari klasemen sementara. Vietnam baru mengoleksi empat poin dari dua laga dan tertahan di peringkat ketiga, sementara Indonesia yang tampil trengginas di laga pembuka sukses mengemas enam poin dan duduk manis di posisi kedua. Skuad Garuda bahkan masih punya tabungan satu laga tunda, situasi yang membuat laga nanti semakin krusial bagi kedua tim.

Modal Berbanding Terbalik di Puncak Grup A

Perbedaan tren kedua tim sangat kontras jelang duel ini. Indonesia datang dengan percaya diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun, sementara Vietnam harus rela berbagi angka dengan Singapura pada pertandingan sebelumnya.

Kim Sang-sik tidak menutup mata terhadap kritik yang menyertainya. Ia menyebut hasil kurang memuaskan itu mengecewakan, namun menegaskan bahwa timnya bertekad tampil habis-habisan di Stadion Pakansari sebagai bentuk tanggung jawab kepada para pendukung yang terus setia memberi dukungan.

"Kami berhutang performa terbaik kepada suporter," ujar Kim Sang-sik dalam konferensi pers jelang laga, dikutip dari rilis resmi tim.

Mengapa Laga Melawan Indonesia Begitu Krusial bagi Vietnam

Kekalahan di kandang lawan akan membuat posisi Vietnam di Grup A semakin sulit. Dengan persaingan ketat melawan Singapura yang sudah memainkan tiga pertandingan, kehilangan poin lagi bisa membuat langkah Vietnam menuju babak semifinal terhenti lebih awal.

Tekanan mental jelas membebani kubu tamu. Namun, situasi ini justru menjadi ujian sebenarnya bagi skuat asuhan Kim Sang-sik untuk membuktikan kapasitas mereka di turnamen regional.

Kunci Laga: Stamina dan Mentalitas Garuda Muda

Indonesia diyakini akan tampil agresif di depan pendukung sendiri. Momentum dua kemenangan beruntun adalah senjata psikologis yang bisa dimanfaatkan untuk menekan pertahanan Vietnam sejak menit awal.

Di sisi lain, Kim Sang-sik harus mencari formula tepat untuk membongkar pertahanan Indonesia yang sedang dalam kepercayaan diri tinggi. Rotasi pemain dan strategi menyerang yang lebih berani menjadi sorotan utama jelang pertandingan yang diprediksi berjalan sengit ini.

Duel antara dua raksasa Asia Tenggara ini tidak hanya menentukan peta persaingan di Grup A, tetapi juga gengsi di kancah sepak bola regional. Seluruh mata akan tertuju pada Stadion Pakansari, menyaksikan siapa yang mampu bertahan dan siapa yang akan tergelincir. (Rilis)

Reporter: Sutomo
Sumber: sports.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top