Kesbangpol Bengkulu Tengah Buka Diklat Capaskibraka 2026, Ini Tahapan dan Materi Pembinaannya

Penulis: Fajar  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:43:31 WIB
Kepala Kesbangpol Bengkulu Tengah Tandri Donin membuka Diklat Capaskibraka 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 3 Juli hingga 18 Agustus 2026.

BENGKULU TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi menjadwalkan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) untuk tahun 2026. Proses kaderisasi ini dirancang untuk melahirkan petugas pengibar bendera yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki integritas dan jiwa nasionalisme.

Jadwal Berjenjang dari Juli hingga Agustus 2026

Rangkaian pembinaan Capaskibraka tahun ini terbagi dalam beberapa tahap. Tahap awal berupa latihan mandiri dan latihan gabungan yang dijadwalkan pada 3 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Stadion Semarak Sawah Lebar.

Setelah itu, para calon peserta akan memasuki masa pradiklat pada 2 hingga 6 Agustus 2026. Lokasi pradiklat dipusatkan di Lapangan Gunung Bungkuk, tepatnya di belakang Kantor Pemerintah Daerah Bengkulu Tengah.

Puncak kegiatan, yakni Diklat utama, akan berlangsung lebih intensif pada 9 hingga 18 Agustus 2026. Pelaksanaannya menggunakan dua lokasi, yaitu Hotel Bougenville Pantai Panjang dan Lapangan Gunung Bungkuk.

Materi Pembinaan: Dari PBB hingga Bela Negara

Kepala Kesbangpol Bengkulu Tengah, Tandri Donin, M.Pd., menegaskan bahwa pembinaan ini bukan sekadar persiapan teknis pengibaran Bendera Merah Putih. Menurutnya, aspek pembentukan karakter menjadi prioritas utama agar para peserta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Kami berharap melalui Diklat Capaskibraka ini lahir generasi Benteng yang tangguh, disiplin, cinta tanah air, dan siap menjadi teladan di masyarakat,” ujar Tandri Donin dalam keterangannya.

Kurikulum pelatihan dirancang menyeluruh, mencakup materi cinta tanah air, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), kekompakan, kekeluargaan, hingga bela negara. Materi persatuan dan kesatuan juga masuk dalam daftar pembekalan untuk memperkuat jiwa kebangsaan para calon anggota Paskibraka.

Sinergi TNI-Polri dan Dukungan Kesehatan

Untuk memastikan standar pelatihan terjaga, Kesbangpol menggandeng unsur TNI, Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) sebagai instruktur. Dukungan medis juga disiapkan penuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah untuk memantau kondisi fisik peserta selama mengikuti rangkaian latihan.

Koordinator Lapangan Diklat Capaskibraka Bengkulu Tengah 2026 sekaligus Ketua PKPPI Bengkulu Tengah, Debby Agust Jointo, S.Pd., menambahkan bahwa proses latihan ini menjadi fondasi penting bagi kesiapan mental peserta. Ia menilai kerja sama semua pihak adalah kunci suksesnya agenda tahunan ini.

“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan Capaskibraka yang siap mengibarkan Bendera Merah Putih dengan penuh tanggung jawab,” kata Debby.

Menanamkan Nilai Gotong Royong di Luar Upacara

Lebih jauh, Diklat Capaskibraka 2026 ini dianggap sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda di luar jam sekolah. Nilai-nilai seperti gotong royong, persatuan, dan tanggung jawab yang ditanamkan selama pelatihan diharapkan terbawa dalam kehidupan sehari-hari para peserta.

Pemkab Bengkulu Tengah berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan pembinaan yang terstruktur, lahir generasi muda yang siap mengemban amanah dan memberikan contoh nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Reporter: Fajar
Sumber: beritamerdekaonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top