BENGKULU — Serah terima simbolis berlangsung di sela pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan mengusung tema "Drive the Revolution". Lima perusahaan yang menerima unit Farizon SV adalah PT Day Trans, PT Blue Star Karsa Unggul, PT Evo Manufacturing Indonesia, PT Parahyangan, dan Yayasan Wali Barokah.
Direktur PT Arista Auto Elektrindo, Christoforus Ronny, menyebut kepercayaan dari berbagai sektor ini menunjukkan efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan bisa berjalan beriringan.
"Kepercayaan besar dari para mitra strategis di sektor transportasi publik, logistik, industri, pendidikan, hingga lembaga keagamaan menegaskan bahwa efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan kini dapat berjalan seiring tanpa kompromi," kata Ronny dalam konferensi pers di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Sabtu (1/8).
Farizon SV dirancang untuk kebutuhan operasional bisnis modern dengan fokus pada efisiensi energi dan kapasitas angkut. Namun, Direktur PT Arista Auto Abadi, Endro Nugroho, menekankan bahwa nilai utama produk ini justru terletak pada ketahanan unit saat dipakai harian sebagai armada komersial.
"Kehadiran Farizon SV bukan sekadar menghadirkan kendaraan niaga listrik baru, melainkan membawa standar baru dalam efisiensi dan durabilitas armada," ujar Endro.
Endro menambahkan, Arista Group tidak berhenti pada penjualan unit. Perusahaan menyiapkan dukungan purna jual berupa jaminan ketersediaan suku cadang dan ekosistem pemeliharaan komprehensif untuk mendampingi operasional seluruh mitra.
Farizon merupakan merek kendaraan komersial listrik di bawah Geely Holding Group. Di Indonesia, pemasarannya dipegang oleh Arista Group, yang mengelola lebih dari 175 jaringan otomotif tersebar di 20 provinsi dan 75 kota/kabupaten.
Selama GIIAS 2026, Farizon memamerkan lini kendaraan komersial listrik di Hall 1 Booth 1F. Deretan produk yang ditampilkan mencakup Farizon SV High Roof, Farizon SV Medium Roof, Farizon V8E Van, Farizon V8E Cargo Van, dan pikap listrik Farizon F3E.
Arista Group juga mengembangkan bisnis energi terbarukan melalui ARISTA Power. Perusahaan memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai bagian dari komitmen mempercepat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun di industri otomotif nasional, Arista Group memposisikan diri sebagai salah satu pemain kunci dalam transisi menuju mobilitas bersih di Indonesia. Serah terima unit Farizon SV kepada lima mitra lintas industri ini menjadi indikator bahwa permintaan kendaraan niaga listrik tidak lagi terbatas pada operator logistik besar.