BENGKULU — Aksi kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Pengayoman ke-81 di lingkungan Kanwil Kemenkum Bengkulu. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu, jajaran insan pengayoman mendonorkan darahnya sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.
Tak hanya donor darah, pegawai juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi PT Kimia Farma. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kondisi fisik para pelayan hukum tetap prima.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Soekarno tersebut turut dihadiri perwakilan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu, Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu, dan Kanwil KemenHAM Sumsel Wilayah Kerja Bengkulu. Kehadiran lintas instansi ini memperkuat semangat kebersamaan dalam merayakan Hari Pengayoman.
Sebelum aksi sosial dimulai, Zulhairi bersama jajaran mengikuti rangkaian kegiatan nasional secara virtual melalui Zoom Meeting dari Aula Soekarno. Rangkaian yang diselenggarakan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum RI itu meliputi bakti sosial donor darah, Bazar UMKM, Lomba Vocal Kebangsaan, dan Lomba Pesona Berkain Nusantara.
Bagi Kanwil Kemenkum Bengkulu, donor darah merupakan aksi sederhana yang berdampak besar. Setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan mampu membantu pasien yang membutuhkan sekaligus menghidupkan budaya gotong royong di lingkungan kerja.
Sementara itu, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat harus dibarengi dengan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri. Dengan tubuh yang sehat, jajaran diharapkan mampu memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada publik.
Seluruh rangkaian kegiatan ini mengusung tema "Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak". Tema tersebut sejalan dengan arah Kementerian Hukum yang tengah mendorong digitalisasi layanan di seluruh Indonesia.
Semangat pengayoman juga tercermin dari kegiatan nasional lain yang diikuti secara paralel. Bazar UMKM menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat, Lomba Vocal Kebangsaan menumbuhkan nasionalisme, dan Lomba Pesona Berkain Nusantara memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.
Peringatan Hari Pengayoman ke-81 ini diharapkan menjadi momentum bagi Kanwil Kemenkum Bengkulu untuk terus bergerak, berbagi, dan mengabdi. Pengayoman yang berdampak, menurut mereka, lahir dari kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar seremoni tahunan.