BENGKULU — Sebanyak 86 warga binaan mengikuti apel rutin yang digelar di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu pada Kamis pagi (13/8). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari program pembinaan kepribadian yang berkelanjutan.
Yang menarik, petugas apel pada kesempatan kali ini juga berasal dari kalangan warga binaan sendiri. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pembelajaran kedisiplinan, tanggung jawab, serta keterlibatan aktif dalam setiap kegiatan pembinaan di dalam lapas.
Suci Winarsih selaku pembina apel menegaskan bahwa rutinitas ini merupakan fondasi penting bagi para warga binaan. Menurutnya, kedisiplinan yang dibangun selama menjalani masa pembinaan adalah bekal utama untuk kembali hidup normal di tengah masyarakat.
“Melalui apel ini, kami ingin membangun kedisiplinan dan rasa tanggung jawab warga binaan. Setiap kegiatan pembinaan merupakan proses untuk membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Suci.
Pelaksanaan apel secara rutin di LPP Bengkulu juga dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air. Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga binaan untuk patuh terhadap tata tertib yang berlaku di lingkungan lapas.
Proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten ini diharapkan mampu mengubah perilaku warga binaan menjadi lebih positif. LPP Bengkulu berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai program pembinaan secara berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada apel rutin semata.
Kegiatan apel yang berlangsung sekitar satu jam tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Para warga binaan mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dengan khidmat, menunjukkan keseriusan mereka dalam menjalani masa pembinaan.