Pencarian

Bantuan Alat Antropometri untuk 4 Posyandu Balikpapan Cegah Stunting

Jumat, 09 Oktober 2026 • 09:06:01 WIB
Bantuan Alat Antropometri untuk 4 Posyandu Balikpapan Cegah Stunting
Pimpinan UPTD Puskesmas Baru Ilir, Erika, menyerahkan bantuan alat antropometri kepada kader Posyandu di Balikpapan.

BENGKULU — Prevalensi stunting di Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan, masih tergolong tinggi sehingga pengukuran tumbuh kembang balita perlu diperkuat. Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan menyerahkan bantuan antropometri kit ke empat Posyandu setempat, lengkap dengan timbangan digital hingga alat cek gula darah, untuk menajamkan deteksi dini gizi buruk pada bayi, balita, dan lansia.

Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Puskesmas Baru Ilir pada Rabu (7/10). Paket alat yang diberikan mencakup timbangan bayi digital, timbangan dewasa digital, tensimeter digital, termometer digital, serta alat dan stik pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Program Kaliandra (Kampung Baru Ilir Mandiri, Indah dan Sejahtera) menaungi kegiatan ini. Sasaran utamanya bayi, balita, dan lansia yang selama ini dilayani kader Posyandu di wilayah tersebut.

Mengapa Alat Ukur Jadi Kunci Deteksi Stunting

Pemantauan status gizi balita di Posyandu bertumpu pada pengukuran tubuh. Berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, lingkar kepala, lingkar dada, lingkar pinggul, dan tebal lemak bawah kulit semuanya dicatat untuk melihat apakah tumbuh kembang anak sesuai usianya.

Pengukuran berat dan tinggi badan wajib mengikuti tahapan sesuai standar. Alat yang tidak akurat membuat hasil timbangan meleset, sehingga anak yang sebenarnya berisiko stunting bisa lolos dari pantauan.

Pimpinan UPTD Puskesmas Baru Ilir, Erika, menyebut prevalensi stunting di Baru Ilir masih cukup tinggi. Menurutnya, bantuan ini berfungsi sebagai bentuk intervensi dini.

"Bantuan alat antropometri kit balita bermanfaat bagi kader untuk menurunkan prevalensi stunting karena merupakan bentuk intervensi dini. Bantuan juga harus dimanfaatkan dengan baik sehingga mutu pelayanan kepada warga dapat berjalan secara optimal," tegas Erika.

Peran Kader Posyandu di Garda Terdepan

Posyandu balita menangani stimulasi, deteksi dini, dan intervensi dini terhadap tumbuh kembang anak. Penimbangan rutin dan pengukuran tinggi badan menjadi pintu masuk untuk mengetahui apakah seorang balita perlu rujukan lanjutan ke puskesmas.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, menempatkan puskesmas dan kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan warga. Menurutnya, akses layanan kesehatan yang memadai adalah pondasi tumbuh kembang bayi dan balita.

"Kami percaya bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang memadai merupakan pondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang bayi dan balita yang sehat sebagai generasi penerus bangsa," tutur Dodi.

Pendataan yang tepat dan akurat pada balita dinilai dapat membantu menurunkan prevalensi stunting di Kota Balikpapan. Selain untuk balita, alat yang diserahkan juga menunjang pemeriksaan kesehatan lansia di wilayah yang sama.

Respons Kader dan Kelanjutan Program

Kader Posyandu, Jamri, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima. Menurutnya, peralatan baru membuat kader lebih bersemangat melayani warga.

"Terima kasih Pertamina atas bantuan antropometri yang diberikan. Bantuan yang diberikan ini membuat kami lebih semangat melayani warga kami," ucap Jamri.

Kegiatan ini bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga, sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) serta SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Bagi ibu yang rutin membawa anak ke Posyandu, pastikan buku KIA selalu dibawa saat penimbangan. Catatan berat dan tinggi badan tiap bulan adalah cara paling sederhana untuk menangkap tanda gangguan gizi sebelum terlambat.

Follow www.lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks