KAUR — Gempa berkekuatan magnitudo 4,3 menghantam wilayah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, usai waktu subuh. BMKG mencatat kedalaman hiposenter atau pusat gempa mencapai 19 kilometer dari permukaan laut. Pusat episenter berada di titik koordinat 5.07 Lintang Selatan dan 102.98 Bujur Timur.
Lokasi episenter yang berada di laut menjadikan gempa ini tergolong dangkal. Jarak pusat gempa sekitar 52 kilometer dari arah barat daya Kaur. Wilayah pesisir barat Bengkulu memang dikenal sebagai zona rawan aktivitas seismik.
BMKG mencatat gempa di Kaur memiliki kekuatan magnitudo 4,3. Kedalaman hiposenter 19 kilometer menempatkan gempa ini dalam kategori dangkal. "Gempa bumi di Kaur, Bengkulu memiliki kekuatan magnitudo (M) 4,3," kata BMKG di laman resminya.
Pusat gempa berada di laut, tepatnya 52 kilometer barat daya Kaur. Koordinat episenter tercatat pada 5.07 Lintang Selatan dan 102.98 Bujur Timur. Data itu dirilis BMKG melalui situs resmi mereka.
Gempa dangkal dengan kedalaman di bawah 60 kilometer biasanya terasa lebih kuat di permukaan. Getaran dari gempa jenis ini bisa menjangkau wilayah pemukiman meski magnitudonya relatif kecil. Kondisi itu membuat warga di sekitar Kaur perlu memperhatikan kondisi bangunan masing-masing.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Gempa susulan bisa terjadi dengan kekuatan yang lebih kecil maupun setara. Warga diminta tidak panik dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Warga di wilayah pesisir Kaur disarankan menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan. Perabot berat sebaiknya dipastikan tidak berada di posisi yang mudah jatuh. Jalur evakuasi di lingkungan sekitar juga perlu dikenali sejak dini.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Bengkulu pasca gempa magnitudo 4,3 tersebut. Informasi resmi soal perkembangan gempa bisa diakses melalui kanal BMKG. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi soal kerusakan atau korban akibat gempa di Kaur.