Intip Garasi Purbaya Usai Dicopot dari Menkeu: 6 Kendaraan Rp 3,6 M

Penulis: Ragil  •  Senin, 14 September 2026 | 16:33:01 WIB
Mantan Menteri Keuangan Purbaya melaporkan aset transportasi senilai Rp 3,606 miliar dalam LHKPN 2026.

BENGKULU — Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026). Suahasil menggantikan Purbaya yang baru genap setahun menjabat setelah dilantik September 2025 menggantikan Sri Mulyani.

Di luar urusan kursi menteri, ada satu dokumen yang menarik dibedah: Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetor Purbaya pada 27 Februari 2026. Total harta yang dilaporkan mencapai Rp 57.475.955.444.

Aset Transportasi Rp 3,6 Miliar, Terbesar Ketiga

Dari total kekayaan itu, aset alat transportasi dan mesin menempati posisi ketiga terbesar dengan nilai Rp 3,606 miliar. Angka ini berada di bawah tanah dan bangunan senilai Rp 31.626.384.000 serta kas dan setara kas Rp 20.673.571.444.

Jumlahnya memang bukan yang terbesar, tapi komposisinya cukup menarik untuk dicermati. Enam kendaraan, empat mobil dan dua motor, semuanya tercatat sebagai hasil sendiri.

Rincian Isi Garasi: BMW Jadi Aset Termahal

Berikut daftar lengkap kendaraan yang dilaporkan dalam LHKPN tersebut:

  • Mobil Mercedes-Benz tahun 2008 — Rp 200 juta
  • Mobil BMW tahun 2019 — Rp 1,6 miliar
  • Mobil Toyota Alphard tahun 2019 — Rp 1 miliar
  • Mobil Peugeot 5008 tahun 2019 — Rp 730 juta
  • Motor Yamaha Xmax BG6 tahun 2018 — Rp 55 juta
  • Motor Honda Vario tahun 2021 — Rp 21 juta

BMW tahun 2019 jadi kendaraan termahal di garasi itu dengan nilai Rp 1,6 miliar. Posisi kedua ditempati Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp 1 miliar, disusul Peugeot 5008 dengan Rp 730 juta.

Yang menarik, Mercedes-Benz tahun 2008 justru jadi mobil paling murah di daftar, hanya Rp 200 juta. Selisih 11 tahun produksi dengan BMW membuat nilai jualnya jatuh cukup dalam.

Dua Motor: Yamaha Xmax dan Honda Vario

Di sisi roda dua, ada Yamaha Xmax BG6 tahun 2018 senilai Rp 55 juta dan Honda Vario tahun 2021 senilai Rp 21 juta. Keduanya motor yang lazim dipakai harian di Jakarta, bukan koleksi eksotis.

Xmax sendiri masuk kelas maxi scooter 250cc yang populer di kalangan komuter urban. Sementara Vario adalah skuter matik 125cc yang jadi tulang punggung mobilitas harian jutaan orang Indonesia.

Komposisi Harta Lainnya

Selain kendaraan, Purbaya melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 1,35 miliar dan surat berharga Rp 220 juta. Tanah dan bangunan tetap jadi penyumbang terbesar dengan nilai di atas Rp 31 miliar.

Kas dan setara kas yang mencapai Rp 20,67 miliar menempati posisi kedua, jumlah yang jauh melampaui nilai seluruh kendaraan yang dimilikinya.

Yang Perlu Diperhatikan

Nilai kendaraan dalam LHKPN adalah nilai yang dilaporkan sendiri oleh penyelenggara negara, bukan hasil penilaian independen atau harga pasar terkini. Kendaraan keluaran 2019 yang dilaporkan pada Februari 2026 sudah mengalami penyusutan signifikan dari harga beli awal.

BMW tahun 2019 yang dilaporkan Rp 1,6 miliar, misalnya, kemungkinan besar mengacu pada harga perolehan saat dibeli, bukan nilai jual saat ini. Praktik pelaporan seperti ini umum dalam LHKPN dan tidak otomatis menandakan kejanggalan.

Yang jelas, komposisi garasi Purbaya mencerminkan pola kepemilikan yang cukup khas pejabat: satu mobil premium Jerman, satu MPV mewah untuk mobilitas resmi, satu SUV Eropa sebagai alternatif, plus dua motor untuk pergerakan harian yang lebih lincah di kemacetan Jakarta.

Reporter: Ragil
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top